Kurang Peka
Assalamualaikum warahmatullahiwabarkatu saya ingin berbagi cerita tentang kekeliruan kita terkadang dengan bahasa daerah terutama yang mengalami itu diri kita sendiri nah jadi gimana cerita dan lucunya di balik kisah ini !! Yok di baca sampai habis.
Waktu pertama saya pindah ke desa nanga menunuk saya banyak sekali menemukan banyak ragam bahasa daerah dan bahasa baru yang menurut saya itu aneh sekali jadi pas pertama saya masuk sd dulu saya berteman dengan anak anak penduduk desa nanga menunuk yang kesehariannya menggunakan bahasa daerah sebagai bahasa untuk berkomunikasi,jadi dulu pas saya di ajak teman teman saya mau pergi itu mereka mengatakan bom yang artinya "ayo" atau "mari" pas mereka mengatakan seperti itu saya pun bingung!! Gus kita ke warung bom banyak pejajak dengan nasi kuning ujar teman saya" saya pun heran dengan maksud dari perkataan mereka yang mengajak saya pergi ke warung bom,yang saya kira adalah warung yang banyak bomnya tapi setelah saya pikir tidak mungkin mereka mengajak saya pergi ke warung bom sementara kami masih anak anak sd tidak mungkin bermain dengan yang berbahaya seperti itu.
Dan pada akhirnya saya ikuti saja mereka dan ternyata dugaan saya benar bahwa mereka bukan mengajak pergi ke suatu tempat yang berbahaya melainkan ke kantin yang berjualan jajanan untuk anak anak sd, setelah saya bertanya kepada teman saya,ternyata bom itu di dalam bahasa orang menunuk itu suatu ajakan atau mari (ayo) intinya kata bom itu sejenis ajakan untuk bepergian kemana mana dan bukan bom yang seperti banyak orang pikirkan.
Jadi menurut saya setiap daerah punya ciri khas bahasanya masing masing yang perlu kita ketahui agar kita menjadi paham dan banyak mendapat pengalaman maupun pengetahuan tentang banyaknya ragam bahasa daerah yang ada di indonesia.
Dan saya masih punya satu cerita menarik lagi tentang bahasa daerah yang ada di indonesia,yang mungkin akan saya bahas dan saya tulis di cerita saya yang selanjutnya mungkin anda bisa kunjungi terus website blog saya jadi anda tidak ketinggalan cerita cerita terbaru terunik dan menarik lainnya dari saya
Okeyy see you next time guys
Waktu pertama saya pindah ke desa nanga menunuk saya banyak sekali menemukan banyak ragam bahasa daerah dan bahasa baru yang menurut saya itu aneh sekali jadi pas pertama saya masuk sd dulu saya berteman dengan anak anak penduduk desa nanga menunuk yang kesehariannya menggunakan bahasa daerah sebagai bahasa untuk berkomunikasi,jadi dulu pas saya di ajak teman teman saya mau pergi itu mereka mengatakan bom yang artinya "ayo" atau "mari" pas mereka mengatakan seperti itu saya pun bingung!! Gus kita ke warung bom banyak pejajak dengan nasi kuning ujar teman saya" saya pun heran dengan maksud dari perkataan mereka yang mengajak saya pergi ke warung bom,yang saya kira adalah warung yang banyak bomnya tapi setelah saya pikir tidak mungkin mereka mengajak saya pergi ke warung bom sementara kami masih anak anak sd tidak mungkin bermain dengan yang berbahaya seperti itu.
Dan pada akhirnya saya ikuti saja mereka dan ternyata dugaan saya benar bahwa mereka bukan mengajak pergi ke suatu tempat yang berbahaya melainkan ke kantin yang berjualan jajanan untuk anak anak sd, setelah saya bertanya kepada teman saya,ternyata bom itu di dalam bahasa orang menunuk itu suatu ajakan atau mari (ayo) intinya kata bom itu sejenis ajakan untuk bepergian kemana mana dan bukan bom yang seperti banyak orang pikirkan.
Jadi menurut saya setiap daerah punya ciri khas bahasanya masing masing yang perlu kita ketahui agar kita menjadi paham dan banyak mendapat pengalaman maupun pengetahuan tentang banyaknya ragam bahasa daerah yang ada di indonesia.
Dan saya masih punya satu cerita menarik lagi tentang bahasa daerah yang ada di indonesia,yang mungkin akan saya bahas dan saya tulis di cerita saya yang selanjutnya mungkin anda bisa kunjungi terus website blog saya jadi anda tidak ketinggalan cerita cerita terbaru terunik dan menarik lainnya dari saya
Okeyy see you next time guys
Komentar
Posting Komentar